
Dokumentasi: Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga memastikan kesiapan personel dan armada operasional dalam rangka mendukung pengamanan arus mudik Lebaran melalui Operasi Ketupat Maung 2026.(Foto: DY) Cilegon, Banten, (Delik Asia) | Polres Cilegon mulai mematangkan persiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran melalui Operasi Ketupat Maung 2026 dengan menggelar apel pengecekan sarana prasarana (sarpras) serta kendaraan dinas roda dua dan roda empat.

Apel dipimpin langsung Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga di Lapangan Apel Satya Haprabu Polres Cilegon, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Cilegon Kompol Mochamad Ridzky Salatun, para pejabat utama (PJU), para kapolsek jajaran, serta personel yang akan terlibat dalam operasi pengamanan Lebaran.
Dalam apel tersebut, Polres Cilegon melakukan pemeriksaan terhadap berbagai kendaraan operasional dari satuan fungsi maupun jajaran polsek. Kendaraan yang diperiksa berasal dari Satlantas, Satsamapta, Satpamobvit, Satreskrim, Satbinmas, Sidokkes, Sihumas hingga Sipropam.

Selain itu, kendaraan operasional milik seluruh polsek jajaran juga turut dicek untuk memastikan kesiapan armada dalam mendukung pengamanan di lapangan.
Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga mengatakan Operasi Ketupat Maung 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
“Dalam operasi tersebut akan didirikan 13 pos pengamanan, dua pos pelayanan, serta satu pos terpadu untuk mendukung pengamanan arus mudik dan balik Lebaran,” ujar Martua.
Menurut dia, pengecekan sarana dan prasarana ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret untuk memastikan seluruh peralatan operasional dan kendaraan dinas dalam kondisi siap digunakan.
Martua menegaskan kendaraan dinas menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas personel saat memberikan pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran.
Karena itu, kondisi kendaraan, kelengkapan administrasi, serta peralatan pendukung harus dipastikan dalam kondisi prima agar tidak menimbulkan kendala teknis saat pelaksanaan tugas di lapangan.
Selain kesiapan kendaraan, Kapolres juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia. Seluruh personel diminta menjaga disiplin, kesehatan, serta kondisi fisik agar mampu menjalankan tugas secara optimal.
Ia juga mengingatkan bahwa Operasi Ketupat mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, sehingga seluruh personel diminta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Melalui pengecekan tersebut, Polres Cilegon memastikan kendaraan operasional, perlengkapan tugas, serta kesiapan personel berada dalam kondisi optimal untuk mendukung pengamanan arus mudik di wilayah Cilegon, termasuk jalur penyeberangan yang menjadi titik krusial mobilitas pemudik.
Kapolres juga meminta seluruh jajaran memperkuat koordinasi lintas satuan serta kerja sama dengan para pemangku kepentingan guna mengantisipasi potensi kepadatan maupun gangguan lalu lintas.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, ia berharap pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan nyaman.(*/SAFAR)

Tidak ada komentar