
Caption: Warga menerima bantuan jam dinding dari jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Purwakarta di Pos Ronda Tegal Papak, Cilegon, dalam upaya memperkuat sinergi kepolisian dan masyarakat menjaga keamanan wilayah. Cilegon Banten, (Delik Asia) | Di tengah denyut kehidupan masyarakat yang terus bergerak, kehadiran aparat kepolisian di lingkungan warga bukan sekadar menjalankan tugas formal negara, melainkan menjadi simbol hadirnya rasa aman, kepedulian, dan kemanusiaan. Nilai itulah yang tampak dalam kegiatan sambang dan pemantauan keamanan yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Polsek Purwakarta Polres Cilegon Polda Banten di Pos Ronda Lingkungan Tegal Papak, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Dalam suasana sederhana yang penuh kehangatan, Bhabinkamtibmas Polsek Purwakarta, Aiptu Daryo Effendi, hadir menyapa warga yang tengah menjaga malam demi memastikan lingkungan tetap aman dan kondusif. Kehadiran tersebut bukan hanya menjadi bagian dari rutinitas tugas kepolisian, tetapi juga bentuk nyata pengabdian Polri dalam merawat kedekatan emosional dengan masyarakat.
Bagi jajaran Bhabinkamtibmas, pos ronda bukan sekadar tempat berjaga, melainkan ruang sosial tempat tumbuhnya solidaritas, kepedulian, dan semangat gotong royong antarwarga. Karena itulah, kegiatan sambang terus dilakukan sebagai ikhtiar menjaga harmoni sosial sekaligus memperkuat ketahanan keamanan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, selain melakukan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Aiptu Daryo Effendi juga menyerahkan bantuan berupa jam dinding secara simbolis kepada perwakilan warga setempat. Bantuan sederhana itu disambut penuh rasa syukur dan sukacita oleh warga yang hadir, karena dinilai sebagai bentuk perhatian tulus dari kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat di lingkungan ronda malam.

“Ini merupakan bagian dari kegiatan rutin Polsek Purwakarta melalui seluruh Bhabinkamtibmas untuk terus mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat. Semua ini sejalan dengan arahan pimpinan kami, Kapolsek Purwakarta IPTU Sukanda dan Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga,” ujar Aiptu Daryo Effendi.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar pengawasan keamanan. Polisi dituntut hadir sebagai sahabat masyarakat, mendengar kebutuhan warga, sekaligus menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial yang muncul di lingkungan.
“Arahan pimpinan kami sangat jelas, bahwa anggota kepolisian harus hadir di tengah masyarakat dalam situasi apa pun. Tujuannya agar keamanan lingkungan tetap terjaga dan tercipta hubungan harmonis serta kerja sama yang erat antara aparat dan warga dalam menjaga wilayah,” tuturnya.
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan di Pos Ronda Lingkungan Tegal Papak merupakan simbol kepedulian Polri terhadap fasilitas pelayanan masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan secara mandiri.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat, mendukung kenyamanan warga saat berjaga malam, dan semakin memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan,” sambungnya.
Bagi warga setempat, kegiatan sambang dan pemberian bantuan tersebut menghadirkan kesan mendalam. Mereka menilai kehadiran polisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat menjadi energi positif yang mampu memperkuat rasa aman sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
Warga pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Purwakarta. Mereka berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan demi terciptanya suasana yang aman, damai, dan kondusif.
“Kegiatan sambang dan pemberian bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa Polri benar-benar hadir di tengah masyarakat. Ini mempertegas komitmen kepolisian untuk selalu dekat, peduli, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ungkap salah seorang warga.
Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, saat dihubungi terpisah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Bhabinkamtibmas yang terus bekerja sebagai ujung tombak Polri dalam membangun kedekatan dan kepercayaan publik.
Menurut Kapolres, anggota kepolisian tidak boleh hadir hanya ketika terjadi persoalan, tetapi harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari melalui pendekatan humanis dan pelayanan yang tulus.
“Anggota Polri wajib hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan membangun kepercayaan. Tidak hanya saat ada kejadian, tetapi juga melalui deteksi dini, penyelesaian persoalan sosial, pengawasan dana desa, serta aktif mensosialisasikan layanan Call Center 110 sebagai sarana pengaduan dan bantuan darurat gratis selama 24 jam,” tegas AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga.
Di akhir arahannya, Kapolres menekankan kepada seluruh jajaran Polres Cilegon dan Polsek agar terus menjalankan tugas pokok dan fungsi secara profesional, menjaga netralitas, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat.
“Saya berharap seluruh Bhabinkamtibmas Polres Cilegon Polda Banten mampu menjadi sosok ‘Superman’ di tengah masyarakat—serba bisa, humanis, dan selalu hadir memberikan pelayanan terbaik bagi warga,” tutup Kapolres.
Kegiatan sederhana di sebuah pos ronda itu pada akhirnya menghadirkan pesan yang begitu dalam: bahwa keamanan tidak hanya dibangun dengan kekuatan hukum, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan, kedekatan hati, dan kehadiran negara yang benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke lingkungan paling kecil sekalipun.(*/FBY)

Tidak ada komentar