
Jakarta, (Delik Asia) | Di tengah suasana hangat Idulfitri 1447 H yang identik dengan kebersamaan keluarga, ribuan pekerja sektor energi tetap berdiri di garis depan. Mereka memastikan denyut pasokan migas nasional tidak pernah berhenti.

Sebanyak lebih dari 3.700 pekerja PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Regional 3 Kalimantan tetap bersiaga selama libur Lebaran. Mereka bertugas di berbagai fasilitas operasi, baik di darat (onshore) maupun lepas pantai (offshore).
Para “pejuang energi” ini mengawal operasional di Zona 8, Zona 9, dan Zona 10 yang tersebar di wilayah Kalimantan. Semua dijalankan dengan standar keselamatan ketat demi menjaga keberlanjutan produksi.
Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para pekerja yang tetap bertugas di momen hari raya.

“Mereka rela jauh dari keluarga demi memastikan energi tetap tersedia bagi masyarakat. Ini adalah bentuk pengabdian luar biasa,” ujarnya, Senin (23/3/2026).
Menurut dia, keselamatan kerja menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas operasional. Kinerja keselamatan yang unggul diyakini akan menopang keberhasilan sekaligus keberlanjutan bisnis migas.
“Kami selalu menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Dengan begitu, operasi dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” tegasnya.
Komitmen PHI tidak hanya sebatas menjaga produksi, tetapi juga mendukung agenda besar pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi. Upaya ini sejalan dengan visi Asta Cita yang menempatkan energi sebagai fondasi penting pertumbuhan ekonomi nasional.
Sepanjang 2025, PHI mencatatkan kinerja positif dengan produksi minyak mencapai 58 ribu barel per hari (MBOPD) dan gas bumi sebesar 630 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).
Seluruh operasional tersebut dijalankan dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta sinergi erat bersama SKK Migas.
Semangat #EnergiKalimantanUntukIndonesia terus digaungkan. Bagi PHI, setiap tetes minyak dan setiap kaki kubik gas bukan sekadar angka produksi, tetapi kontribusi nyata bagi kedaulatan energi nasional—bahkan di hari kemenangan sekalipun.(*/Red-FBi)

Tidak ada komentar