Cilegon, (Delik Asia) | Semangat membara menyelimuti Journalist Boarding School (JBS) Kota Cilegon pada Sabtu (26/9/2026). Langkah awal mencetak punggawa informasi masa depan resmi dimulai melalui Workshop dan Pelatihan Intensif Jurnalistik yang diinisiasi oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cilegon. Mengusung tema besar “Mencetak Jurnalis Siber di Masa Depan,” kegiatan ini menuai apresiasi mendalam dan decak kagum dari para pelajar yang hadir.
Lentera ilmu dalam pelatihan ini dinyalakan oleh tiga pemateri lintas disiplin yang berkompeten di bidangnya. Sesi pertama dibuka dengan pemaparan filosofis dari Iptu Yogie Fahrisal, Dekan Fakultas Hukum Universitas Al Khairiyah sekaligus Kasat Pam Obvit Polres Cilegon. Ia menegaskan bahwa fondasi utama seorang jurnalis siber tidak sekadar kecepatan, melainkan kokohnya tiga pilar utama: moral, hukum, dan integritas.

Foto: Iptu Yogie Fahrisal, Dekan Fakultas Hukum Universitas Al Khairiyah sekaligus Kasat Pam Obvit Polres Cilegon.
Estafet keilmuan kemudian dilanjutkan oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon,
Ahmad Fauzi Chan. Pria yang akrab disapa Kang Ican ini membedah urgensi Kode Etik Jurnalistik sebagai kompas moral dalam menjaga marwah profesi wartawan. Sebagai penutup yang visual dan dinamis, Ronal Rikardo Siagian, Fotografer Senior sekaligus Sekretaris SMSI Kota Cilegon, membagikan rahasia menangkap narasi dan rasa melalui lensa dalam materi Fotografi Jurnalistik.
Antusiasme tinggi terpancar jelas dari raut wajah para peserta. Audrey, siswi berbakat dari SMPN 5 Kota Cilegon, mengungkapkan rasa bahagianya atas atmosfer acara yang begitu hidup dan edukatif.
“Acara ini seru sekali. Saya mendapatkan banyak ilmu baru tentang dunia jurnalistik. Harapan saya, kegiatan seperti ini bisa rutin diselenggarakan di sekolah-sekolah agar lebih banyak generasi muda Indonesia yang memahami esensi dan cara kerja jurnalistik yang sebenarnya,” ungkap Audrey penuh binar.
Tidak ada komentar