x

Hujan Lebat Genangi Akses Ciwandan, ASDP Alihkan Layanan ke Pelabuhan Merak

waktu baca 3 menit
Jumat, 2 Jan 2026 22:59 0 26 Redaksi

Merak, (Delik Asia) | Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Cilegon dan sekitarnya pada Jumat sore, 2 Januari 2026, berdampak pada akses transportasi menuju Pelabuhan Ciwandan, Genangan air di sejumlah ruas jalan menyebabkan mobilitas kendaraan terganggu.

Menyikapi kondisi tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bergerak cepat memastikan layanan penyeberangan tetap berlangsung aman dan terkendali.

Sebagai langkah antisipasi, ASDP kembali melayani penyeberangan kendaraan logistik golongan VIB dan VII serta kendaraan roda dua golongan II dan III melalui Pelabuhan Merak.

Kebijakan ini diambil guna menjaga kelancaran arus distribusi logistik sekaligus menjamin keselamatan pengguna jasa di tengah cuaca ekstrem.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan, aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional.

“Keselamatan pengguna jasa adalah prioritas utama kami. Bersama Kepolisian dan KSOP, ASDP melakukan pengalihan layanan dari Ciwandan ke Merak sebagai langkah antisipatif agar pelayanan penyeberangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali,” ujar Heru.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Jumat (2/1) pukul 17.18 WIB. BMKG memprakirakan hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang terjadi hingga pukul 20.30 WIB, Kondisi tersebut berdampak langsung pada akses jalan menuju Pelabuhan Ciwandan.

Merespons situasi di lapangan, ASDP segera berkoordinasi dengan jajaran Kepolisian, khususnya Kasat Lantas Polres Cilegon, serta regulator pelabuhan KSOP Kelas I Banten. Hasil koordinasi menetapkan pengalihan kendaraan yang menuju maupun keluar dari Pelabuhan Ciwandan ke Pelabuhan Merak sebagai langkah pengamanan dan pengendalian arus penyeberangan.

Tiket Tidak Hangus, Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan kondisi tersebut dikategorikan sebagai force majeure sehingga tiket penyeberangan tetap berlaku.

“Dalam situasi force majeure, tiket penyeberangan tidak hangus. ASDP memastikan kebijakan refund dan reschedule dapat dilakukan melalui layanan customer service pelabuhan sebagai bentuk fleksibilitas layanan kepada pengguna jasa,” ujar Windy.

Menurutnya, penyesuaian juga telah dilakukan pada sistem tiket online Ferizy untuk memastikan layanan tetap berjalan lancar.

Informasi resmi dapat diakses melalui WhatsApp 0811-1021-191, telepon 021-191, serta akun Instagram @asdp191.

Untuk mendukung kelancaran operasional di Pelabuhan Merak, ASDP mengoperasikan loket tambahan, menerapkan skema layanan lintas pelabuhan (cross boarding) bagi kendaraan logistik golongan VIB dan VII serta sepeda motor golongan II dan III, dan mengatur arus kendaraan di kawasan pelabuhan secara terkoordinasi.

Pengendalian lalu lintas dilakukan sejak jalur reguler hingga distribusi kendaraan ke dermaga sesuai kapasitas operasional. Petugas juga disiagakan di titik-titik strategis untuk membantu kelancaran arus serta memberikan informasi langsung kepada pengguna jasa.

ASDP mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mematuhi arahan petugas di lapangan, dan memantau informasi resmi dari ASDP maupun instansi terkait. Dengan kesiapsiagaan operasional dan sinergi lintas pemangku kepentingan, ASDP menegaskan komitmennya menjaga layanan penyeberangan tetap andal demi menjamin konektivitas dan distribusi logistik nasional.(Feb)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x